EMPAT PRODI BARU ITS SIAP DIPEREBUTKAN PADA SNBP DAN SNBT 2024

BOLEH MENDAFTAR MAKSIMAL 4 PRODI

Pada sosialisasi ini dihadirkan pula Koordinator Humas dan Promosi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Dr Dra Ismaini Zain MSi yang memaparkan terkait sistem seleksi yang diusung oleh SNPMB tahun 2024.

Menurut Ismaini, tak banyak perubahan yang terjadi pada seleksi tahun ini. Meski demikian, terdapat beberapa pembaruan yang ditujukan untuk meningkatkan pemerataan serta peluang lolos bagi pendaftar.

Dalam paparannya, Ismaini menjabarkan salah satu kebijakan baru yang diterapkan pada SNPMB 2024 adalah aturan blokade pada pendaftar yang telah lolos salah satu skema seleksi.

Ismaini menjelaskan, secara ringkas sistem ini mengatur setiap pendaftar yang lolos SNBP secara otomatis tidak dapat mengikuti SNBT maupun Seleksi Mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) manapun. Begitu pun dengan pendaftar yang telah lolos SNBT juga tidak dapat mendaftar pada Seleksi Mandiri.

Selain itu, Ismaini mengungkapkan bahwa pada skema SNBT, kini pendaftar memiliki opsi untuk mendaftarkan diri pada maksimal empat prodi. Dengan ketentuan, pendaftar harus memilih dua program akademik (sarjana) dan dua program vokasi (D3 dan D4 atau sarjana terapan).

Sedangkan bila memilih tiga prodi, maka diwajibkan memilih dua program akademik dan satu program vokasi atau sebaliknya dua program vokasi dan satu program akademik.

“Pada intinya semua program sama saja sehingga agar pembagiannya merata kita berlakukan aturan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ismaini menyampaikan bahwa terkait subtes yang diujikan pada SNBT sendiri tidak mengalami banyak perubahan dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini, subtes yang diujikan masih terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.

“Tambahannya hanya nanti di Matematika akan ada isian singkat,” ujarnya.

Terakhir, Ismaini yang juga dosen Departemen Statistika ITS ini mengingatkan bahwa seluruh tahapan telah dibagikan sejak awal untuk mencegah terjadinya kelalaian dan keterlambatan. Untuk itu, dia berharap baik sekolah dan calon mahasiswa saling bersinergi untuk meraih hasil terbaik.

“Semoga apapun hasilnya nanti, kita semua tetap berbahagia dan mampu menjadi insan yang bermanfaat,” tutupnya berharap. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *