SIARINDOMEDIA.COM – Pagi yang cukup cerah di langit biru Kota Malang. Sebagaimana hari-hari biasa, beberapa warga tampak menggunakan fasilitas di sekitaran komplek stadion Gajayana Kota Malang, Senin (8/1/2024).
Ada yang sedang bermain tenis, beberapa siswa tengah menikmati fasilitas Macito dan petugas kebersihan tampak merapikan rumput lapangan mini soccer yang berada di luar stadion Gajayana.

Jumlahnya 4 orang petugas kebersihan yang sedang merapikan rumput fasilitas olahraga mini soccer tersebut. Salah satu diantaranya tim Siarindo Media cukup kenal dekat. Orang biasa memanggilnya Sam Mbes.
Saat dihampiri, pria yang sudah sejak tahun 2007 menjadi bagian dari tim kebersihan Stadion Gajayana tersebut kemudian menyodorkan rokok kepada tim Siarindo Media.
Sudah lama tidak berjumpa dengan Sam Mbes. Terakhir kali pada bulan September 2023 saat tim Siarindo Media mengadakan event turnamen mini soccer antar SD Se-Malang Raya.
“Bagaimana kondisi rumput saat cuaca sekarang yang tidak menentu, Pak,” tanya Siarindo Media.
“Ya gitu, Mas. Susahnya itu kalau musim kemarau,” jawabnya.
“Kalau musim kemarau itu susahnya siram-siram. Kalau musim hujan seperti ini susahnya motong,” imbuh pemilik nama asli Sugiono ini.
Sam Mbes mengurai, bahwa metode atau jadwal pemotongan rumput Stadion utama dan lapangan mini soccer biasanya dilakukan dua minggu sekali. Namun dirinya menilai durasi yang paling baik adalah satu minggu sekali.
Khusus perawatan Stadion utama Gajayana dan lapangan luar, dikelola oleh empat orang. Tiga untuk stadion utama dan satu lainnya khusus merawat lapangan mini soccer.
Namun saat bertugas di lapangan, kerap kali dikerjakan secara bersama-sama, baik ketika membersihkan bagian stadion utama maupun lapangan mini soccer.

Selain itu, Sam Mbes memaparkan, untuk merapikan rumput stadion utama dan lapangan mini soccer biasanya membutuhkan bensin sekitar 15 sampai 20 ribu. Bensin tersebut digunakan sebagai bahan bakar alat pemotong rumput.
“Untuk bensin ketika rumput lebat bisa 20 bisa 15 (ribu). Lihat-lihat kondisi lapangannya,” papar Sam Mbes.
“Lapangannya sudah lebat sekali 5 liter pasti habis. Bahkan kadang 5 liter itu masih kurang,” imbuhnya.
Sam Mbes menambahkan, salah satu kunci agar kualitas rumput lapangan tetap terjaga adalah dengan menyiram secara rutin setiap hari.
Biasanya, urai Sam Mbes, dirinya dan kawan-kawan mulai menyalakan kran air pada jam 06.00 hingga jam 16:00.
“Intinya yang penting air tidak sampai telat rumput tidak akan mati. Kuncinya di air,” pungkas Sam Mbes.
Selain kadar air, agar kualitas rumput tetap terjaga, Sam Mbes dkk juga memberikan pupuk secara rutin setelah tahap pemotongan rumput.













