SIARINDOMEDIA.COMÂ – Para pengusaha muda diberi kesempatan untuk membagikan ilmunya kepada santri Pesantren Mahasiswa (Pesma) Al-Hikam Malang dalam agenda Coaching Expert Class di ruangan kelas Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’had Aly Al-Hikam (STAIMA) Malang, Sabtu (6/1/2024).
Giat ini merupakan bagian dari rangkaian acara Festival Ilmiah Santri 2024 yang diinisiasi oleh Organisasi Santri Pesantren Mahasiswa (Ospam) Al-Hikam Malang yang sudah dimulai sejak akhir bulan November lalu.
Ada tiga tema yang disuguhkan dalam agenda Coaching Expert Class ini, di antaranya Kelas Pendidikan dan Teknologi, Kelas Ekonomi, Bisnis dan Agrokompleks serta Kelas Agama, Sosial dan Budaya.
Khusus segmen Kelas Ekonomi Bisnis dan Agrokompleks, para santri diberi pemahaman dan edukasi terkait dunia bisnis dan ekonomi.

Ada tujuh pemateri yang hadir dan menjadi pemantik dalam agenda diskusi tersebut, sebut saja H. Syaiful Hadi Susilo, S.T. selaku Dirut Setia Bhakti Grup , Muhammad Syifaul Khoiri, S.H. selaku CEO Leezuard , Arif Eko Nugroho, S. Pi. dari Disya Farm Blitar , Fairouz Huda, S.Sos. selaku Komisaris PT. Puspa Agro, Mumtaz Danial Ahmadi, S.T.P. perwakilan Japfa Comfeed, Rizka Maghfur, S.A.P. Owner Smile Brand hingga Owner Konveksi INOT &
Markaz Bakso, Haris Mawardi.
Misalnya, Danial Ahmadi perwakilan dari Japfa Comfeed menyampaikan bahwa ketika ingin menjadi pengusaha maka tetap jalankan tanpa meninggalkan tanggung jawab yang ada.
“Ketika kita punya cita-cita menjalankan bisnis dan usaha, seperti motivasi yang telah saya katakan, wah jangan lupa your job is not your carrier,” ucap Danial.
“Jadi kalau Anda punya karir untuk membangun bisnis diri silakan, sambil Anda mengerjakan tugas-tugas yang saat ini beri rezeki untuk menjalankan amanah itu,” tambahnya.
Sementara itu, Komisaris PT. Puspa Agro, Fairouz Huda menyampaikan pesan bahwa para pemuda jika memiliki impian untuk menjadi pengusaha maka sesegera mungkin harus diwujudkan.
“Kalau panjenengan semua punya mimpi jadi pengusaha harus mulai dari sekarang,” ucap Fairouz.
“Mimpi jangan dibiarkan menjadi mimpi. Tapi mimpi harus disegerakan untuk menjadi kenyataan,” tambahannya.

Diskusi semakin hidup ketika para santri mengutarakan pertanyaan dan direspons langsung oleh para pemateri.
Momen ini menjadi sangat penting karena apa yang disampaikan oleh para pemateri bisa menjadi bekal dan suntikan semangat bagi para santri untuk mewujudkan cita-citanya dalam berbisnis.













