SIARINDOMEDIA.COMĀ – Sebanyak empat mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’had Aly Al-Hikam (STAIMA) Malang didelegasikan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional di Al-Hidayah Foundation Thailand, Jum’at (5/1/2024).
Program yang digelar mulai 7 Januari – 2 Februari tersebut bertujuan untuk pengembangan diri serta melaksanakan semangat merdeka belajar. Dalam kesempatan ini keempat mahasiswa tersebut didampingi oleh Laily Abida, M.Psi. Psikolog., selaku Wakil Ketua I STAIMA Malang.
Di lain sisi, keempat mahasiswa tersebut antara lain; Umeirsyah mahasiswa semester 5 program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Muhammad Dheva Syahroni Attijani semester 5 Prodi PAI, Ahmad Fais Ubaidillah semester 1 Prodi PAI dan Luthfiah Syafiqi semester 3 Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Di lain sisi, Keberangkatan mahasiswa tersebut dalam rangka menindak lanjuti Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati dengan pihak Al-Hidayah Foundation dan Fatoni University terkait kerjasama Internasional terkait pengembangan SDM mahasiswa.
Umeirsyah, mahasiswa semester 5 Prodi PAI mengatakan, agenda ini merupakan program yang bermanfaat bagi dirinya.
“Ini adalah pengalaman yang benar-benar mengubah paradigma kami tentang pembelajaran,” kata Umeirsyah.
“Tidak hanya kita mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pengembangan diri, tetapi juga bagaimana kita bisa menjadi agen perubahan,” tambahnya.
Selama KKM Internasional di Al-Hidayah Foundation, mahasiswa akan terlibat dalam serangkaian kegiatan, mulai dari lokakarya tentang pengembangan soft skill hingga program sukarela di berbagai proyek kemanusiaan yang dijalankan yayasan tersebut.
Melalui program ini Wakil Ketua I STAIMA Malang berharap bagi seluruh mahasiswa terpilih agar dapat menggali pengalaman sebanyak mungkin untuk membentuk keilmuan yang kokoh.
āKegiatan KKN mahasiswa di Thailand merupakan wujud keseriusan kerjasama STAIMA bersama lembaga pendidikan di luar negeri saat ini,” ujar Laily.
“Kesempatan bagi mahasiswa ini diharapkan dapat membawa pengalaman yang berharga khususnya dalam implementasi pendidikan di tengah beragam tantangan,” imbuhnya
āKesempatan ini menjadi medan pembelajaran bagi mahasiswa yang tidak hanya menawarkan kesempatan untuk mendalami ilmu, tetapi juga membuka pintu bagi pembentukan keilmuan yang kokoh,ā pungkas putri kelima Almaghfurllah KH. Ahmad Hasyim Muzadi dan Hj. Mutammimah Hasyim tersebut.













