SIARINDOMEDIA.COM – Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang atau biasa dikenal dengan UIN Maliki Malang memberangkatkan mahasiswa ke Malaysia atau Negeri Jiran tepatnya di Ma’had Ihya Al Ahmadi Banting Selangor Malaysia. Kegiatan mahasiswa disana adalah menjalankan tugas Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) selama kurang lebih satu bulan.
Tujuan dari kegiatan ini sendiri adalah memberikan pengalaman akademik luar negeri kepada mahasiswa. Mahasiswa yang dikirim ke Malaysia berjumlah sebelas orang dari berbagai jurusan seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen, Sastra Arab, dan Sastra Inggris.
Para mahasiswa tiba di bandara Kuala Lumpur Malaysia pada Selasa (2/1/2024) dan dilaksanakan apel pagi sebagai bentuk penyambutan kepada mahasiswa esok harinya, Rabu (3/1/2024).
Setelah acara penyambuatn selesai mahasiswa UIN Maliki Malang diajak berkeliling untuk melihat fasilitas-fasilitas apa yang ada di Ma’had Ihya Al Ahmadi. Ma’had ini sendiri seperti pondok pesantren yang ada di Indonesia pada umumnya. Bedanya jika pendidikan di Indonesia SMP dan SMA ditempuh selama enam tahun, di Malaysia cukup ditempuh selama lima tahun.
Misalnya, pendidikan di Malaysia dibagi menjadi tiga tingakatan yaitu tingkat 13, 14, dan 15 untuk SMP, dua tingkat selanjutnya adalah SMA. Azzahra Amalia menjelaskan di Ma’had Ihya Al Ahmadi terdapat siswa putra dan putri. Di dalam kelas siswa putra dan putri jadi satu, hanya saja putra dibagian sebelah kanan dan sebelah kiri untuk putri.
“Tugasnya di sini ada yang mengajar, di perpustakaan, bikin proker, kayak jadi musryif musryifah di UIN Maliki Malang. Mungkin kesulitannya saya harus menyesuaikan waktu, karena waktu di sini dan di Indonesia berbeda, jadi harus menyesuaikan,” terangnya.













