SIARINDOMEDIA.COMĀ – Tahun 2023 merupakan tahun yang bersejarah bagi MI Khodijah Malang. Pasalnya, madrasah yang terletak di Jl. Arjuno No.19 A, 3, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang tersebut berhasil meraih ratusan prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Misalnya, di akhir tahun 2023, MI Khadijah Malang berhasil meraih juara pertama lomba Madrasah Bersinar dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-78 Kemenag dan predikat Sekolah Adiwiyata Kota Malang 2023.

Melalui capaian positif tersebut, Kepala MI Khodijah Malang, Dra. Sa’adah mengungkapkan salah satu kunci kesuksesan para siswanya dalam meraih prestasi di kancah provinsi dan nasional.
“Kalau kunci sukses kami yang pertama itu kerjasama dengan orang tua,” ungkap Sa’adah pada Siarindo Media saat dijumpai di ruangan kepala sekolah, Kamis (4/1/2023).
“Karena kami kalau hanya (dukungan) dari sekolah, sekolah juga berusaha, tetapi kalau hanya (dukungan) di sekolah satu kali dua kali dalam seminggu saja tidak cukup,” imbuhnya.
Lebih lanjut, perempuan asal Pasuruan tersebut mengurai, bahwa ada sebanyak 103 prestasi yang telah diraih oleh peserta didik dan guru sepanjang tahun 2023.
Selain itu, di awal tahun, Sa’adah juga telah menghimpun prestasi yang telah diraih oleh para siswa baik di bidang akademik maupun non akademik.
“Jadi anak-anak dalam satu tahun, Januari sampai Desember 2023, kita kumpulkan prestasi berupa apapun dari anak-anak. Selagi dia bawa sertifikat piala ke sini (kantor) maka kita catat,” ujarnya.
Tidak cukup di situ, para siswa yang telah mengharumkan nama madrasahnya kemudian oleh pihak MI Khadijah diupload di seluruh media sosial dan dishare di grup-grup WhatsApp wali murid.
Langkah tersebut, menurut Sa’adah, merupakan ajang promosi sekaligus memberi semangat pada para siswa agar terus meningkatkan prestasi.
“Dari situ guru-guru akan pasang status semua sehingga orang tua akan bangga dan orang tua akan berkeinginan anaknya untuk berprestasi di bidang minat dan bakatnya,” ucap Sa’adah.

Selain itu, perempuan yang telah menjabat sebagai Kepala MI Khodijah Malang sejak tahun 2018 tersebut memaparkan, ada perkembangan signifikan dari perolehan prestasi para siswa.
“Semula tidak sampai 20 (prestasi) pada tahun 2021. 2022 tidak sampai 50 baru kemarin (2023) itu sudah dapat 103. Jadi ada perubahan yang signifikan,” katanya.
Lebih jauh lagi, perempuan yang telah jadi bagian MI Khodijah Malang sejak 1991 tersebut berharap, di tahun-tahun selanjutnya para siswa dapat menjaga konsistensi melalui kompetisi di lingkungan internal sekolah.
“Harapan saya anak-anak agar bisa selalu kompetisi antar teman supaya nanti prestasinya lebih maksimal dan lebih banyak lagi,” tutup perempuan kelahiran 1967 tersebut.














