SIARINDOMEDIA.COM – Kue gingerbread adalah salah satu jenis kue yang terbuat dari bahan dasar jahe. Kue ini memiliki cita rasa yang cukup unik, dengan aroma jahe yang khas dan rasa yang sedikit pedas.
Kue gingerbread memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Kue ini telah ada sejak zaman kuno dan menjadi bagian integral dari perayaan Natal di berbagai budaya.
Kue gingerbread disebut-sebut sudah ada sejak tahun 992 Masehi. Pada awalnya, kue ini merupakan camilan yang populer di kalangan masyarakat Prancis kuno. Kue ini mulanya diperkenalkan seorang pendeta Armenia bernama Gregory dari Nikopolis.
Dari Prancis, kue gingerbread lantas menyebar ke berbagai wilayah dan menjadi hidangan khas Natal di Eropa.
Arus perdagangan membawa kue gingerbread ke berbagai tempat. Pada abad ke-10, kue ini mulai menyebar ke seluruh Asia. Semenjak itu, kue gingerbread terus berkembang dan menjadi bagian penting dari perayaan Natal dan momen-momen istimewa lainnya.
Kue gingerbread biasanya dibumbui dengan jahe, cengkeh, pala, dan kayu manis. Terkadang, kue gingerbread juga diberi madu, gula, atau molase untuk membuatnya semakin lezat.
Pada abad ke-10 kue gingerbread pada awalnya dikategorikan sebagai makanan mewah dan sulit dijangkau oleh masyarakat umum karena bahan-bahannya termasuk jahe, sangat mahal pada masa itu.
Namun, seiring berjalannya waktu, kue gingerbread menjadi lebih populer dan mudah dijumpai di berbagai negara, terutama pada saat Natal.

Dalam perjalanan sejarahnya, kue gingerbread juga mengalami berbagai variasi dalam bentuk dan rasa.
Kue gingerbread yang awalnya berbentuk kering dan keras, kemudian berkembang menjadi kue yang berbentuk lembut dan kenyal seperti kue cookies.
Rasa kue gingerbread juga mengalami variasi, mulai dari manis hingga memiliki cita rasa yang lebih pedas.
Hingga saat ini, kue gingerbread tetap menjadi salah satu kue Natal favorit di banyak negara.














