SIARINDOMEDIA.COMĀ – Mas’ud Prawitdyandoko, salah satu BINPRES KONI harap atelet binaan KONI Kota Malang Maksimalkan fasilitas yang ada di ruang Fitness Center. Fasilitas tersebut memang dikhususkan untuk para atlet di bawah binaan KONI Kota Malang.
“Atlet menggunakan secara gratis. Memang ini bukan untuk umum. Untuk kebugaran atlet binaan KONI Kota Malang,” terang Mas’ud.
Fasilitas Fitness Center sendiri telah dibentuk sejak 10 tahun lalu. BINPRES KONI tersebut memaparkan ada 8 orang yang mengelola ruangan tersebut.
Di lain sisi, ada sekitar 20 alat lebih yang sudah mengisi ruangan yang terletak di lantai 2 Stadion Gajayana sebelum selatan tersebut.
Mas’ud menilai bahwa fasilitas di Fitness Center masih perlu penampilan, namun sejauh ini belum ada rencana perpindahan tempat untuk fasilitas kebugaran milik induk olahraga prestasi Kota Malang tersebut.
“Untuk sementara di sini dulu, Mas. Kita belum berani memindah. Kalau nambah peralatan mungkin iya,” papar pria yang akrab disapa Cak Ud.
“Pindah itu butuh ruangan besar, Mas. Belum lagi dananya. Ini saja kita rawat, kita kondisikan biar kebutuhan atlet terpenuhi,” tambahnya.
Meski organisasi yang dinahkodai oleh Djoni Sudjatmoko ini memiliki fasilitas fitness cukup untuk latihan para atlet, beberapa cabor di bawah naungan KONI Kota Malang juga memiliki inventaris serupa, sebut saja Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) dan Perkumpulan Angkat Besi Seluruh indonesia (PABSI).
Lebih jauh lagi, Mas’ud berharap agar para atlet khususnya yang muda dapat memaksimalkan fasilitas alat berat yang telah disediakan oleh KONI Kota Malang.
“Kami menghimbau; ayo kita manfaatkan, adik-adik atlet ini kita punya fitness center ini kita manfaatkan,” ujak Cak Ud.
“Untuk apa kita harus di luar bayar. Karena KONI (Kota Malang) sudah memfasilitasi, sudah ada ruangan yang lengkap,” tutup BINPRES KONI Kota Malang tersebut.













