SIARINDOMEDIA.COM – Tim Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Nurul Huda Poncokusumo berkomitmen mengutamakan sportivitas dalam berkompetisi di event Liga Santri 2023.
Hal tersebut diutarakan langsung oleh Andik Setiawan, S.Pd., pelatih Tim PPS Nurul Huda saat diwawancarai reporter Siarindo Media selepas agenda technical meeting official tim peserta Liga Santri 2023.
“Jangan pandang musuhmi dari SSB atau pemain palsu atau pemain santri dadakan. Yang penting fokus pada dirimu sendiri tunjukkan bahwa kamu benar-benar santri mampu berkompetisi secara Fair play,” begitu kata Andik.
“Satu sportif, bukan menang kalah tapi tunjukkan akhlaknya santri itu jujur,” imbuh guru ekskul Sepak Bola SMP Islam Nurul Huda dan SMK Nurul Huda Multimedia Poncokusumo tersebut.
Lebih lanjut, alumni IKIP Budi Utomo tersebut menurutkan, bahwa sesi seleksi pemain PPS Nurul Huda terbilang singkat, Andik mengatakan tidak lebih dari satu bulan.
Meski demikian, dengan pengalaman yang cukup panjang menangani siswa ekskul Sepak Bola, Andik dengan sigap langsung membuka seleksi untuk dimasukkan dalam tim PPS Nurul Huda yang akan berlaga dalam event Mini Soccer antar pesantren Se-Malang Raya tersebut.

“Kemarin ada sekitar 35 lebih siswa yang daftar seleksi. Selagi usianya memenuhi persyaratan, saya perbolehkan ikut seleksi,” papar pelatih SSB Mars FC tersebut.
“Mereka saya sparing-kan untuk setting tim. Saya tandingkan mereka dengan format 7 lawan 11,” tambahnya.
Dengan cara demikian, Andik menilai bahwa treatment tersebut sangat cocok untuk melatih dan memperkuat mental pemain yang akan dibawa ke stadion Cakrawala UM tanggal 4-5 November mendatang.
“Terlepas dari hasil, ya. Jadi kita tidak melihat hasil (skor) tapi prosesnya. Proses mulai melatih stamina terus pola permainan,” terang Andik.
Dalam mengelola tim ini, Andik ditemani tandemnya bernama Achmad Nasrul Amin, S.Pd., yang di sisi lain, Anas sendiri menjabat sebagai guru PPKN di MTs. Nurul Huda Poncokusumo.












