UM MART: WADAH PENUNJANG POTENSI EKONOMI KREATIF UNIVERSITAS NEGERI MALANG

SIARINDOMEDIA.COM – Tepat satu tahun yang lalu UM Mart didirikan. Hal tersebut merupakan penanda kelahiran wadah penunjang ekonomi kreatif yang dimiliki Universitas Negeri Malang (UM).

“Selama ini kebanyakan merchandise-merchandise hanya digunakan untuk pejabat, kalangan tertentu yang ada di UM. Padahal semua civitas akademi di sini; mahasiswa, dosen tendik itu juga kepingin memiliki (merchandise) termasuk alumni,” terang Yuli Agustina, Sekretaris Badan Pengelola Usaha dan Dana Abadi (BPUDA) UM kepada reporter Siarindo Media saat dijumpai di ruangannya, Senin (16/10/2023).

“Itu kan juga menjadi peluang usaha, ya. Peluang bisnis yang mana kita kan sudah PTN-BH, artinya kita harus bisa mandiri seperti itu,” tambahnya.

MANDIRI. Salah satu stand yang menjual produk asli UM Mart di salah satu event Dies Natalies UM ke-69, Minggu (15/10/2023). Foto: Ist

Dari pemaparan tersebut, Yuli membuka perbincangan tentang awal mula berdirinya UM Mart. Dia  menuturkan bahwa spirit berdirinya UM Mart tak lain sebagai wadah kolaborasi karya civitas akademi khususnya mahasiswa untuk berkarya.

“Karena UM Mart ini masih satu tahun, ibarat anak kecil ini masih merangkak. Nah, harapannya di tahun pertama ini nanti ketika kita ada store yang baru di Graha Rektorat lantai 1, kita akan kolaborasi dengan tim mahasiswa,” ucap Yuli.

“Mahasiswa di sini yang akan kolaborasi antara BEM universitas, perkumpulan PMW, kemahasiswaan. Harapannya mereka-mereka yang memiliki ide-ide kreatif kita akan tampung,” sambungnya.

WADAH KOLABORASI. Salah satu toko UM Mart yang berada di selasar gedung Graha Cakrawala UM. Foto: Ist

 

Di lain sisi, BPUDA UM merencanakan, karya para mahasiswa yang dirasa berkualitas akan dikomersilkan dan dipajang di setiap event yang digelar di Gedung Graha Cakrawala.

Tidak cukup di situ, Yuli mengungkapkan, sejak bulan September, UM Mart telah memulai program volunteer bagi mahasiswa yang berkompeten di bidang ekonomi kreatif untuk dilibatkan dalam promosi dan pengembangan badan usaha di bawah naungan BPUDA UM tersebut.

“Sebulan lalu kita sudah mulai minta siapa mahasiswa yang memang peduli terhadap UM Mart dia kita jadikan volunteer,” ungkap Yuli.

“Salah satunya apa yang mereka kerjakan, dia punya ide apa di situ (ekonomi kreatif). Maka kita tampung. Artinya itu (ide) yang sejalan dengan UM Mart,” tutup sekretaris BPUDA UM tersebut.

Yulia Agustia bersama tim Siarindo Media
PROSPEK KERJA SAMA. Dari kiri: Jurnalis Siarindo Media, Izzuddin Rifqi, Direktur Siarindo Media, Abdul Muntholib, Sekretaris BPUDA UM, Yuli Agustina dan Manager Event Siarindo Media, Nabila Zulfa. Foto: Hakim

Dalam momen ini, Direktur Siarindo Media, Abdul Muntholib turut serta hadir dalam rombongan tim Siarindo Media. Ke depannya, kedua pihak berharap ada kerja sama dan kolaborasi jangka panjang antara Siarindo Media dan UM Mart.

 

BRAND ORIGINAL UM. Logo milik UM Mart. Foto: Ist/

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *