SIARINDOMEDIA.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Interest Series 3. Gelaran tersebut menghadirkan pemateri berkelas, seperti Dr Siti Amaliya, yang merupakan Senior Lecture in Universiti Malaysia Kelantan serta Ahmad Luthfi S Hum yang merupakan Managing Director at talenthub, yang juga menjabat sebagai Staff Ahli Kementrian Tenaga Kerja.
Assoc Prof Nur Diana SE MSi selaku Dekan FEB Unisma dalam sambutannya mengapresiasi HMJM. Dia mengatakan organisasi ini secara berkesinambungan tiap tahun mengadakan acara ilmiah bertaraf internasional. Dengan tema yang fokus pada kewirausahaan, menjadikan kegiatan ini selaras dengan milestone kampus, yakni menjalankan Entrepreneur University.
Menurutnya dalam konteks global entrepreneur sangat diperlukan dalam mendukung perekonomian. Apalagi di Indonesia jumlah entrepreneur sangat terbatas yang belum mencapai 4% dari jumlah penduduknya.
“Untuk itu perlu memperhatikan beberapa aspek pendukung pertumbuhan entrepreneur,” ungkap Assoc Prof Diana, Kamis (5/10/’23).
Dekan yang dikenal inovatif ini kemudian menguraikan aspek pertumbuhan wirausaha. Yakni diantaranya internasionalisasi, penyerapan teknologi, modal risiko, modal insani, dukungan kultural, peluang start-up, inovasi produk, dan persepsi terhadap peluang.

Diana berharap dengan kegiatan ini akan memberikan insight baru dari narasumber. Terutama dari pemateri yang diambil dari kalangan praktisi dan peneliti yang berkaitan entrepreneurship di Malaysia.
Menurutnya kegiatan ini bermanfaat untuk seluruh mahasiswa. Terutama untuk meningkatkan mutu kampus. Selain itu dapat meningkatkan skill berwirausaha bagi seluruh mahasiswa FEB Unima.
Dalam kesempatan ini Ahmad Luthfi S Hum selaku Staff Ahli Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia menjelaskan tentang cara membangun integritas bisnis. Selain melakukan kualitas produk atau layanan agar mendapatkan feedback karena feedback merupakan faktor penting dalam berwirausaha.
Dia mengarahkan, dalam melakukan sebuah bisnis dapat melakukan empati map.
“Berkolaborasi itu sangat penting, yang memiliki tiga peran diantaranya yaitu hipster, hustlter, hacker,” ucap Ahmad Luthfi.
Ketiga peran ini harus saling berkoordinasi dalam suatu tujuan agar dapat memaksimalkan kemampuan dalam pekerjaan.

Sedangkan pemateri Dr Siti Amaliya dari Universiti Malaysia Kelantan menjelaskan think big in digital era. Menurutnya sebagai entrepreneur harus menjadi seseorang yang positif dari segala hal. Selain itu harus memiliki mindset yang kreatif dan memiliki kemampuan komunikasi persuasif.
Dalam pandangannya, kegagalan adalah hal yang paling membantu dalam berwirausaha. Dia menekankan pula mengenai atitude positif yang dapat berpengaruh dalam berwirausaha. Memiliki mindset yang kreatif, jelasnya, juga sangat penting bagi seorang entrepreneur.
Interest Series 3 ini sendiri mengambil tema “A Guide to Thinking Big As An Entrepreneur in The Digital Era”. Kegiatan ini dihadiri tidak kurang dari 650 mahasiswa FEB Unisma.
Yeni Irawati selaku Ketua HMJ Manajemen bersama Ketua pelaksana acara ini Dewanty Rohmatulloh menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh jajaran Dekanat dan dosen. Keduanya berterimakasih pula kepada seluruh panitia Interest series 3 dan kepada seluruh peserta yang hadir.













