SIARINDOMEDIA.COM – Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menutup program Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Dalam Stadium General yang diselenggarakan UMM, Kapolri menyampaikan bahwa Pesmaba ini ajang untuk mengodok dan mengubah mindset maba karena kampus memberi kebebasan untuk menyuarakan kontrol sosial. Sedangkan mahasiswa sebagai sebagai manusia tangguh yang siap menjadi pemimpin Indonesia.
“Maka PR kita mewujudkan Indonesia emas pada 2045, dan rasa kepercayaan dunia yang tinggi kepada negara kita perlu dijaga,” ungkap Kapolri, Juma’at (15/9/2023) di Dome UMM.
Orang nomer satu di Kepolisian Republik Indonesia lantas melanjutkan, instruksi Presiden agar membangun kesadaran untuk bersatu dimana peran pemuda sangat vital. Peningkatan SDM yang unggul akan menjadi tuntutan dengan mengedepankan nilai Indonesia. Dengan demikian daya saing bangsa di mata dunia akan menjadi tinggi.
“UMM merupakan kampus terbaik tidak hanya di Jawa Timur, tapi lebih itu, perguruan tinggi ini dapat bersaing di kancah global,” puji Jendral Listyo.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMM Prof Dr Fauzan MPd, menerangkan jumlah maba yang hadir dalam Stadium General ini mencapai 6.500 maba. Para mahasiswa baru ini berasal dari seluruh pelosok, termasuk juga maba asing yang berasal dari delapan negara.
“Sudah menjadi tradisi dalam Pesmaba, kampus ini menghadirkan tokoh-tokoh nasional,” ucap Prof Fuzan.
Hal ini bertujuan untuk menginspirasi generasi mudah. Termasuk guna untuk menyongsong 2045 Indonesia emas, dimana kehadiran Kapolri untuk membuka wawasan mahasiswa agar mereka sukses menyongsong masa depan.













