SIARINDOMEDIA.COM – Atlet-atlet bulu tangkis asal Kota Batu perkasa di kejuaraan provinsi (Kejurprov) Bupati Sumenep Cup 2023 dengan berhasil memboyong 6 medali di antaranya 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu.
Event bulu tangkis tingkat provinsi ini digelar pada 7-11 Juli di Sumenep, Madura. Sementara Kota Batu, memberangkatkan 10 atlet. 8 di antaranya berhasil menyumbangkan medali.
Untuk medali emas berhasil disumbangkan oleh pasangan Renaldi-Zidan di nomor ganda remaja putra dan pasangan Dimas-Fardhan di nomor ganda pemula putra.
Sementara dua medali perak masing-masing diraih oleh Muhammad Rafli Fardhani di nomor tunggal Pemula Putra dan pasangan Shelgira-Tania di nomor ganda pemula putri.
Sedangkan pasangan Kensha-Meysha di nomor ganda pemula putri dan Kensha di nomor tunggal pemula putri masing-masing berhasil memboyong perunggu di Kejurprov tahun ini.

Kris Susanto, Ketua PBSI Kota Malang memaparkan, kemenangan para atletnya di kabupaten Sumenep ini tak lain adalah hasil dari seleksi dan treatment di pusat latihan (puslat).
“Kita baru membuat program puslat dan hasilnya ternyata sangat menggembirakan,” kata pria yang akrab disapa Ragil tersebut kepada reporter Siarindo Media.
Pada beberapa event sebelumnya, Kota Batu juga sukses meraih hasil positif seperti di turnamen Bupati Blitar dan event Kapolda Surabaya.
Di puslat tahun ini, PBSI Kota Batu telah menghimpun sebanyak 60 atlet dari seluruh klub bulu tangkis se-Kota Batu dan mengambil 15 atlet untuk dibina dan dilatih langsung oleh kepala pelatih PBSI Kota Batu.

Carella Novrizano Sugihara Suyono, kepala pelatih sekaligus kepala bidang pembinaan dan prestasi (Binpres) PBSI Kota Batu memaparkan, bahwa kesuksesan yang telah diraih oleh para atlet di Sumenep tak lain adalah keseriusan para atlet itu sendiri ketika berlatih
“Kalo dari saya pribadi itu balik lagi ke anaknya masing-masing. Karena kita ini kan latihan setiap hari, kalo dari anaknya sendiri tidak mau maju saya yakin tidak sampai sejauh ini,” ucap Carel.
“Harapan kita konsistensinya itu yang paling penting. Karena kalo kita latihan terus sering juara tapi tidak ada konsistensi, ya menurut saya repot juga,” pungkasnya.













