SIARINDOMEDIA.COM – Wali Kota Sutiaji beserta jajaran Pemkot Malang menyambangi para pegiat asal Kota Malang yang memperkuat kontingen Jatim di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Jabar 2023, Rabu (5/7/2023).
Sutiaji ditemani Wakil Wali Kota Malang, Kadisporapar Kota Malang dan Ketua TP PKK Kota Malang melawat ke Kabupaten Bandung untuk memberi dukungan ke beberapa pegiat, salah satunya Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat (COOM) Persatuan Olahraga Airsoft Gun Indonesia (Porgasi) dan Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI).
“Kami datang jauh-jauh hingga ke Bandung untuk memberikan semangat, support untuk teman-teman kontingen dari Kota Malang,” ujar Sutiaji.
“Terlebih cabang Panahan dan Airsoft Gun ini sudah lolos sampai ajang Fornas. Mudah-mudahan perhatian yang kami berikan dapat memberikan motivasi sehingga dapat membuahkan prestasi,” sambung suami Widyati tersebut.
Sejauh ini, dua pegiat COOM Porgasi Kota Malang berhasil menyumbangkan medali perak dan perunggu untuk Jatim di jenor Shotgun U-17. Kedua pegiat tersebut adalah M. Hazimul Fikri dari SMAN 10 (Smandhasa) di peringkat dua dan disusul peringkat ketiga oleh Raihan Athillah Ramadhan dari SMK 4 (Grafika).
Lebih lanjut, Sutiaji juga berpesan agar seluruh Kontingen Kota Malang senantiasa menjaga semangat juang dan kesehatan fisik selama berlaga di Jabar.
“Tentu penting sekali menjaga rasa kebersamaan, kekompakan dan semangat selama mengikuti pertandingan,” kata Sutiaji.
“Jaga juga kesehatan agar selalu fit. Ini semua menjadi bekal untuk bertanding dengan maksimal,” imbuhnya.

Di sisi lain, pria kelahiran Lamongan tersebut berharap agar seluruh pengiat olahraga masyarakat di berbagai cabang dapat menorehkan prestasi di ajang dua tahunan ini.
“Saudara adalah orang terpilih yang mewakili nama Kota Malang. Ini kesempatan unjuk gigi kalau saudara adalah yang terbaik di Kota Malang. Mudah-mudahan semangat juang ini bisa membuahkan prestasi; yang nantinya menjadi kebanggaan diri sendiri dan Kota Malang,” papar Sutiaji.
“Namun, terlepas dari menang atau kalah, yang jauh lebih penting adalah menjaga sportivitas, tunjukan bahwa Kota Malang bermental juara,” pungkasnya.













