4 AMALAN SAAT HAID YANG SETARA PAHALANYA DENGAN PUASA ARAFAH

SIARINDOMEDIA.COM – Haid saat Idul Adha membuat para Muslimah bersedih lantaran tidak bisa melaksanakan salat bersama anggota keluarga yang lain. Kondisi ini juga membuat mereka tidak bisa melakukan ibadah sunnah lainnya seperti puasa.

Terlebih Rasulullah SAW telah mengungkap kebaikan-kebaikan dari amalan sunah ini dalam hadisnya:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر

Artinya: “Rasulullah SAW bersabda, ‘Tiada ada hari lain yang disukai Allah swt untuk diisi dengan ibadah sebagaimana (kesukaan-Nya pada) sepuluh hari ini,” (HR At-Tirmidzi).

Link Banner

صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية

Artinya: “Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas” (HR Muslim).

Namun jangan terlalu khawatir, karena Islam selalu memudahkan umatnya dalam beribadah. Berikut 4 amalan yang setara nilainya dengan puasa Arafah bagi wanita haid.

1. Perbanyak Berdoa

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYA-IN QODIIR (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Miliki-Nya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu).” (HR. Tirmidzi no. 3585; Ahmad, 2:210. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini shahih dilihat dari syawahid atau penguat-penguatnya, lihat Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1503, 4:8.)

Dari Al-Imam Al-Hafizh Abul ‘Ula Muhammad ‘Abdurrahman Al-Mubarakfuri. (Lihat Tuhfah Al-Ahwadzi, 10:47), maksud dari hadis ini adalah, sebaik-baiknya doa adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arafah. Doa tersebut bisa dalam bentuk apa saja, boleh selain kalimat LAA ILAHA ILLALLA.

Sehingga meskipun sedang haid, perbanyaklah berdoa karena akan bernilai pahala dan ibadah di mata Allah SWT.

Dalam kitab Kanzun Najah Was Surur disebutkan, pahala membaca kalimat LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYA-IN QODIIR setara dengan pahala membebaskan sepuluh budak.

Umat Muslim Juga dianjurkan untuk membacanya hingga 1000x.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *